Islam sudah sempurna

 JANGAN SAMPAI SALAH ALAMAT DALAM BERINOVASI 

( Terutama dlm bidang ritual Agama ..yg bersifat Ibadah Maghdoh..Vertikal..habelumminalloh )



بِسْــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــم

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه


Salah satu prinsip yang seharusnya diketahui dan dipegang seorang muslim adalah keyakinan bahwa Islam merupakan agama yang sempurna.  

Allah Ta'ala berfirman:


"الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ الإِسْلاَمَ دِيناً".


"Pada hari ini telah Aku sempurnakan agamamu untukmu, dan Aku cukupkan nikmat-Ku bagimu, 

serta Aku ridhai Islam sebagai agamamu".

(QS. Al-Maidah: 3).


Keyakinan tentang kesempurna'an ajaran Islam ini berkonsekwensi pada tidak bolehnya kita menambah-nambah ajaran Islam atau menguranginya. 

Sebab sesuatu yang sempurna jika ditambahi atau dikurangi justru akan membuatnya menjadi jelek. 

Ibarat jari-jari satu tangan yang telah sempurna berjumlah lima, 

Jika ditambahi menjadi enam atau dikurangi menjadi empat, 

Maka tidak akan membuatnya semakin indah. 

Justru akan terlihat jelek.


Dalam beragama, kita hanya diperintahkan untuk menerima jadi amalan yang telah digariskan Allah Ta'ala dan Rasul-Nya shallallahu 'alaihi wasallam. 

Tidak perlu berinovasi sendiri. 

Inilah konsekwensi dari keridha'an kita akan Allah Ta'ala sebagai Rabb kita dan Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam sebagai Nabi kita.


Namun, bukan berarti Islam menutup sama sekali pintu kreatifitas manusia. 

Ruang untuk berinovasi adalah dalam perkara duniawi, selama tidak menabrak rambu-rambu agama...!!.terutama URUSAN SYAREAT..!!

Seperti yg telah ditegaskan Alloh Ta'ala di Surat Al-Hajj 67 :

" Likulli ummatim dja'alna mansakam hum nasikuhu..fala yuna dji'umaka fil amri " 

( Artinya..Bagi setiap umat telah Alloh tetapkan syareat agama tertentu yg hrs mereka amalkan...maka tidak sepantasnya mereka berdebat/berbantahan dlm urusan syareat )


Lagian Rosululloh SAW juga telah menegaskan..

" KLO URUSAN AGAMA ( SYAREAT )..AKU..IKUTIN AKU..tapi klo urusan dunia kamu lebih tahu dan lebih paham akan duniamu"

( Hr.Al-Bukhari..Hr.Muslim..Hr Ibnu Hibban dan Hr.Ahmad..Shahih )


Adapun ASBAB WURUD dr sabda Rosululloh SAW.diatas adalah sbb.

Dikisahkan dalam Shahih Muslim bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam sa'at tiba di kota Madinah, 

Beliau melihat para sahabat mengawinkan pohon korma jantan dengan betina. 

Maka beliaupun memberi masukan pada mereka untuk tidak perlu melanjutkan kebiasa'an tersebut. 

Ternyata setelah advis tersebut dijalankan, malah mengakibatkan gagal panen. 

Sa'at para sahabat komplain, beliau menjawab,


"أَنْتُمْ أَعْلَمُ بِأَمْرِ دُنْيَاكُمْ".


"Kalian lebih paham akan perkara dunia kalian".


Inilah ruang penyaluran inovasi kaum muslimin, yakni dalam perkara duniawi. 

Maka jangan sampai salah alamat, dengan berinovasi dalam perkara agama. 

Dalam arti membuat amalan-amalan baru yang tidak ada tuntunannya dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. 

Sebab hal itu hanya akan berakibat ditolaknya amalan tersebut. 

Jadi kita umat muslim HARUS PANDAI2..HARUS JELI..HRS TELITI MEMBEDAKAN MANA URUSAN AGAMA.MANA URUSAN DUNIA..DAN YG MAN URUSAN IBADAH..YG BERSIFAT MAGHDOH ( Ibadah yg bersifat Vertikal..hambeluminalloh ) DAN MANA PERKARA YG BERSIFAT GHOIRU MAGHDOH ( ibadah yg bersifat Horizontal..Hambeluminanaas )

Dan mana2 perkara2 yg bersifat Ushul ( pokok ) atau yg furu.( cabang )


Lha klo masih nggak jelas belum paham/belum ngerti..atau masih awam dlm perkara agama..maka..diperintahkan Alloh.Ta'ala untuk bertanya kpd orang2 yg ahlinya..orang2.yg alim ahli dzikkir.yg pengetahuannya sangat mendalamdi bidang agama.khususnya..

Seperti yg telah difirmankan Alloh SWT di Surat..Al-Ambiya ayat 7 dan An-Nahl ayat 43..

: " Fas"aluu ahladz dzikkri in kuntum laa ta'lamuun "

( MAKA BERTANYALAH KPD PARA AHLINYA/AHLI DZIKIR.JIKALAU KAMU TIDAK MENGETAHUI/ TIDAK PAHAM ILMUNYA )


Beliau shallallahu 'alaihi wasallam mengingatkan,


"مَنْ عَمِلَ عَمَلًا لَيْسَ عَلَيْهِ أَمْرُنَا فَهُوَ رَدٌّ".


"Barang siapa yang mengamalkan suatu amalan yang tidak ada tuntunannya dari kami maka amalan itu akan tertolak".

(HR. Muslim (no. 1718) dari Aisyah radhiyallahu 'anha).


Namun realita yang ada di masyarakat Muslim..kebanyakan..mayoritas.. justru sebaliknya. 


Banyak di antara kaum muslimin sangat inovatif dalam perkara agama ( Tapi banyak yg ngawur..sembarangan..Hantam kromo.alias GEBYAH UYAH..).

Tapi nggak paham nggak ngerti mana2 perkara2 yg menyangkut urusan agama..dan mana2 yg menyangkuu urusan Dunia


Dan nggak paham juga.. mana2 urusan Ibadah Maghdoh dan mana2 yg perkara..Ghoiru maghdoh..


Tidak paham.mana urusan2 /perkara2 yg Ushul (Pokok )..dan mana yg.Furu ( Cabang )..


Tapi klo dalam perkara duniawi mereka hanya bisa mengekor ( TASYABUH ) inovasi orang-orang Barat.dlm hal  kreatif mereka dalam teknologi misalnya, 

Adapun dalam ibadah mencukupkan diri dengan aturan al-Qur'an dan Sunnah ( Ittiba' kpd.Rosul )

Tentu hal itu akan lebih bermanfa'at untuk dunia dan akhirat mereka sekaligus.


Semoga bisa dipahami dan bermanfa'at untuk kita semua. Aamiin...

Dan hanya kepada Allah Ta'ala kita mohon taufik dan hidayah-Nya


ﺍَﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺻَﻞِّ ﻋَﻠٰﻰ ﺳَﻴِّﺪِﻧَﺎ ﻣُﺤَﻤَّﺪٍ ﻭَﻋَﻠٰﻰ ﺍٰﻟِﻪٖ ﻭَﺻَﺤْﺒِﻪٖ ﺍَﺟْﻤَﻌِﻴْﻦَ

Copy 

pakde a salik


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Islam itu asing

Manisnya Iman

Larangan Berghibah menurut islam